Mengapa saya lebih baik tidak parkir di gedung parkir kampus.

1. jam 10 kurang, minimal – a.k.a paling bagus, lo dapet parkir di lantai 5.

2. dan jangan lo pikir parkiran di lantai 5 itu masi kosong, rame banget kaya teri nasi!
dan lo sangat sangat sangat mempunyai kemungkinan dapet parkir model puzzle. *parkir yg pas lo mau keluar, itu mobil belakang lo mesti didorong, lo mesti keluar mundur, dan lo mesti keluar miring juga – jadi..mundur dan miring*

3. nunggu lift turun bisa memakan waktu sekitar 10 menit.

4. parkiran gedung itu panaaaas banget.

5. turunan dan naekannya superduper tipis dan sempit – sangat memungkinkan mobil yang baru keluar asuransi beberapa hari mengalami luka baret KEMBALI.

6. sepulang kuliah, waktu lo mau naek – lo harus nunggu lift sekitar 15 menit. dan mungkin banget lift sematawayang itu penuh.

7. mengingat ada gym di lantai 8, maka gag menutup kemungkinan lo bakal selift sama instruktur fitness atau mahasiswa yang baru nge-gym. DAN baunya aduhai banget. *bau ketek mamen!!*

8. dan kalo lo lagi apeeeesss bangett, lo bakal satu lift sama segerombolan mahasiswi baru, yang ketawa dan ngobrol cekikikan dengan suara ngalahin toak dengan nada sok asik – serta ngomentarin orang yang se-lift bareng mereka tanpa berfikir bahwa suara mereka cukup besar untuk terdengar oleh si orang tersebut mengingat lift gedung parkir kampus gue ukurannya cuma 1.5 x 1.5 meter!

jadi nggak heran kan kenapa gue rela membayar 3 sampai 5 ribu lebih mahal tiap harinya, supaya dapet kenyamanan extra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s